
Indeks dolar naik tipis di atas 107 pada hari Senin, mencapai level tertinggi dalam tiga minggu, karena para pedagang menunggu keputusan suku bunga Fed dan menilai data ekonomi utama.
Fed secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga dana federal sebesar 25 basis poin lagi, tetapi investor akan memantau dengan saksama proyeksi ekonomi terbaru, khususnya prospek pemangkasan suku bunga pada tahun 2025, dengan pasar saat ini memperkirakan hanya tiga pemangkasan.
Terkait data, S&P Global Flash PMI menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat dalam aktivitas sektor swasta bulan ini yang dipimpin oleh lonjakan dalam layanan sementara penurunan manufaktur semakin dalam.
Greenback menguat paling tinggi terhadap euro dan yen tetapi terdepresiasi terhadap pound Inggris. Baik Bank of England maupun Bank of Japan dijadwalkan untuk mengumumkan keputusan kebijakan moneter mereka minggu ini, tanpa ada perubahan pada suku bunga utama yang diantisipasi.
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...